Beritantb.co.id - Nalani, UMKM fesyen di Nusa Tenggara Barat (NTB), sukses menggelar Fashion Talk perdana yang di gelar di Kota Mataram pada Jumat (26/7/2024).
Acara yang bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya personal style dalam berpakaian ini mendapat sambutan antusias, terutama dari generasi Z.
Pentingnya Personal Style
Hj Niken Zulkieflimansyah, Founder Nalani sekaligus Direktur ACSB, menekankan bahwa pemahaman tentang personal style masih kurang di masyarakat.
Baca Juga: Rahasia Menjaga Pakaian di Lemari Tetap Aman dan Awet
Padahal, gaya berpakaian yang sesuai kepribadian dapat meningkatkan kepercayaan diri dan memberikan dampak positif bagi perekonomian.
"Ketika masyarakat semakin baik dalam berbusana, akan menggerakkan UMKM dan perekonomian pelan-pelan akan meningkat," ujar Niken Zulkieflimansyah.
Ia juga menambahkan bahwa peradaban suatu daerah dapat tercermin dari cara berpakaian masyarakatnya.
Baca Juga: Gaya Idola, Gaya Kita: Ketika Imitasi Jadi Jembatan Identitas Remaja
Fashion Talk: Upaya Mendorong Industri Fesyen NTB
Cindy Lavina, Fashion Designer sekaligus CEO Nalani, menjelaskan bahwa Fashion Talk ini merupakan wujud nyata kepedulian Nalani terhadap industri fesyen di NTB.
Edukasi kepada masyarakat diharapkan dapat membantu para pelaku industri fesyen mengembangkan usahanya.
"Kemajuan suatu daerah dapat dilihat dari cara berpakaian masyarakat. Fashion Talk ini sangat dinanti, terutama oleh kaum muda," ungkap Cindy.
Gen Z: Target Utama Fashion Talk Perdana
Nalani memilih Gen Z sebagai target utama Fashion Talk perdana karena mereka sedang dalam fase pencarian jati diri.
Usia 16-27 tahun dianggap sebagai usia yang masih bisa dibentuk dan memiliki minat besar terhadap fesyen.
Artikel Terkait
18 Tahun Berkarya, Bank Dinar Berikan Sepeda Motor Kepada Guru Ngaji di Lombok
Pertamina Antisipasi Lonjakan Permintaan LPG 3 Kg di Musim Tanam Bawang NTB
AMNT Dapat Izin Ekspor Konsentrat Tembaga hingga Akhir 2024
Rahasia Jadi Pro Player Free Fire, Tips Jitu dari A-Z
Belanja Pemerintah Pusat Pengaruhi Pengendalian Inflasi di NTB