beritantb.co.id - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pengancaman oleh seorang warga negara asing (WNA) terhadap sebuah keluarga di kawasan Renon, Denpasar Selatan, Bali, viral di media sosial dan memicu perhatian publik.
Peristiwa tersebut mencuat setelah akun Instagram @sharoncantikaa mengunggah rekaman yang menunjukkan ketegangan antara pihak keluarga dengan pria WNA yang disebut-sebut telah melakukan teror selama beberapa hari terakhir.
Dalam unggahan tersebut, pengunggah menuliskan bahwa pria asing itu bahkan mengancam akan melukai ayahnya. “Ini orang bule ada di sekitar Renon, dia udah berhari-hari neror dan hari ini dia mau patahin kaki ayahku,” tulisnya dalam keterangan video yang diunggah pada Kamis (16/4/2026).
Baca Juga: Viral Nongkrong di Jembatan Kewek Jogja, Satpol PP Bertindak
Berawal dari Tuduhan Pencurian Jam Tangan
Menurut kronologi yang dibagikan, perselisihan bermula dari tuduhan yang dilayangkan oleh WNA tersebut kepada ayah pengunggah video. Sang ayah dituduh mencuri jam tangan milik pelaku, hingga diminta untuk mempersilakan pemeriksaan di dalam rumah.
Namun, tuduhan tersebut kemudian terbantahkan. Keesokan harinya, pria WNA itu kembali datang untuk meminta maaf setelah mengaku keliru.
Baca Juga: Kasus Nenek Warism Viral di Medsos, Propam Turun Tangan
“Besok sorenya, bule itu datang lagi, minta maaf ke bokap dan bilang kalau dia emang lupa di mana jamnya dan bukan bokap yang ambil,” ungkap pengunggah.
Meski permintaan maaf telah disampaikan, keluarga korban memilih untuk tidak melanjutkan hubungan. “Bokap bilang sudah memaafkan tapi sudah tidak mau ada urusan apapun lagi,” lanjutnya.
Perselisihan tersebut sempat dimediasi oleh pecalang setempat guna meredakan situasi.
Baca Juga: Viral! Sidang Dugaan Pelecehan 16 Mahasiswa FH UI Berujung Chaos
Diduga Gunakan Cara Manipulatif untuk Masuk Rumah
Pengunggah juga mengungkapkan bahwa WNA tersebut diduga menggunakan cara tidak biasa untuk bisa kembali mendatangi rumah korban. Ia disebut meminta orang lain berpura-pura sebagai kurir makanan agar pintu rumah dibukakan.
“Video hari ini bule itu datang lagi bahkan dia menggunakan ibu dan anak untuk bisa kita bukain pintu, dan dia melakukan pengancaman, kekerasan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa seorang perempuan yang datang ke rumah berpura-pura sebagai pengantar makanan diduga merupakan bagian dari upaya tersebut. “Ini ibu-ibu nggak tau istri atau siapanya, intinya dia yang ngetok sambil teriak Shopee Food,” katanya.
Artikel Terkait
Bingung Pilih Kuliah di PTS Terbaik atau Ambil Short-Course di Eropa, Cek Bedanya
PLN UIW NTB Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Inovasi Artificial Intelligence
PLN UIW NTB Perkuat Kepedulian Lingkungan Lewat Konservasi Penyu Mawil
NTB Melaju: Konektivitas Menguat, Ekonomi Rakyat Kian Solid
Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi BBM di Lombok Utara Tetap Aman di Tengah Proses Eksekusi Lahan SPBU