pariwisata

Wisata Bima Terhubung Komodo, Ini Rencana Besar Pemprov NTB

Jumat, 17 April 2026 | 17:53 WIB
Festival Sangiang Api 2025 di Kabupaten Bima. (beritantb.co.id/PLN)

beritantb.co.id - Upaya menjadikan wilayah timur Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai magnet wisata baru mulai menunjukkan arah yang serius. Pemerintah Provinsi NTB kini menyiapkan langkah strategis dengan mengintegrasikan destinasi unggulan di Kabupaten Bima dengan kawasan wisata super premium di Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk Pulau Komodo dan Labuan Bajo.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) NTB, H Muslim, menyatakan bahwa pengembangan destinasi wisata Gili Banta, Pulau Kelapa, dan Pulau Sangiang menjadi prioritas awal dalam memperkuat daya tarik pariwisata bahari di wilayah timur NTB.

“Kami berharap dengan pengembangan destinasi wisata di Bima yang diintegrasikan dengan destinasi di NTT, akan mampu memperkuat daya tarik kawasan timur NTB sebagai destinasi unggulan,” kata Muslim di Mataram, Jumat (17/4/2026).

Baca Juga: Menjemput Nyawa Kedua Pariwisata Senggigi Lombok

Pertemuan dengan Pelaku Wisata Bahari

Muslim menjelaskan, pihaknya telah menggelar pertemuan dengan para pelaku usaha wisata bahari di wilayah Sape dan Lambu, Kabupaten Bima. Pertemuan tersebut membahas berbagai kebutuhan dasar guna mendukung pengembangan destinasi yang selama ini sudah dikenal wisatawan, terutama untuk aktivitas diving dan snorkeling.

Dalam diskusi tersebut, para pelaku wisata mengusulkan penyediaan infrastruktur dasar seperti dermaga sederhana, pos pantau, serta layanan darat di pulau-pulau yang kerap dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Baca Juga: Pesona Air Terjun Babak Pelangi Lombok Terhalang Akses Jalan Rusak

“Pelaku wisata juga menyampaikan komitmen mereka untuk mendukung pengelolaan kawasan konservasi perairan sesuai Rencana Zonasi dan Pengelolaan serta Perda NTB Nomor 5 Tahun 2024 tentang RTRWP,” ujarnya.

Kawasan Strategis Penyangga Labuan Bajo

Pemerintah Provinsi NTB menilai wilayah timur, khususnya Kabupaten Bima, memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga pariwisata super premium Labuan Bajo. Dengan potensi alam yang masih relatif alami, kawasan ini dinilai memiliki daya saing tinggi jika dikembangkan secara terintegrasi.

Baca Juga: Gili Trawangan: Destinasi Liburan Akhir Tahun Paling Membahagiakan

Muslim menegaskan bahwa dalam waktu dekat pemerintah akan mulai menyusun kajian dan masterplan pengembangan wisata bahari di kawasan tersebut.

“Oleh karena itu, dalam waktu dekat Pemerintah Provinsi NTB akan mulai menyusun kajian dan masterplan pengembangan wisata bahari di kawasan timur NTB, karena ini merupakan salah satu perhatian dari Gubernur NTB terhadap pengembangan potensi strategis daerah,” ucapnya.

Potensi Wisata Gili Banta, Kelapa, dan Sangiang

Gili Banta dikenal sebagai destinasi eksotis dengan perairan jernih, padang savana, serta spot diving kelas dunia yang menawarkan arus kuat dan keanekaragaman hayati laut. Pulau ini juga kerap menjadi lokasi favorit wisatawan yang mencari pengalaman petualangan dan panorama alam yang masih alami.

Sementara itu, Pulau Kelapa menawarkan keindahan pantai berpasir putih dengan suasana yang tenang, cocok untuk wisata relaksasi dan snorkeling. Pulau ini memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata berbasis ketenangan dan keindahan alam tropis.

Halaman:

Tags

Terkini

Pariwisata NTB di Ujung Uji

Sabtu, 18 April 2026 | 10:37 WIB

Menjemput Nyawa Kedua Pariwisata Senggigi Lombok

Kamis, 8 Januari 2026 | 07:50 WIB